Sejarah

Pengembangan Fakultas Teknologi Pertanian telah direncanakan sejak tahun 1992 seperti yang termuat di dalam “Rencana Induk Pengembangan Fakultas Pertanian Univeristas Cenderawasih Tahun 1992 – 2004”.  Rencana pengembangan Fakultas Teknologi Pertanian ini didasarkan pada kenyataan bahwa potensi sumber daya alam Provinsi Papua pada sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan kehutanan cukup berlimpah. Namun sumber daya manusia yang handal dalam bidang teknologi pertanian dalam arti luas masih sangat terbatas, sementara tuntutan ke depan pada sektor-sektor tersebut terus berkembang. Salah satu solusi yang ditempuh adalah dengan membuka Fakultas Teknologi Pertanian, sehingga diharapkan dapat dihasilkan tenaga-tenaga yang handal dan profesional untuk mengelola potensi sumber daya alam tersebut. 

Pada tahun 2000, Fakultas Pertanian Universitas Cenderawasih berkembang menjadi Universitas Negeri Papua (UNIPA) melalui Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 153 Tahun 2000 tanggal 3 November 2000.  Pada awal pendirian UNIPA, direncanakan akan dibuka 8 (delapan) fakultas yaitu: Fakultas Kehutanan, Fakultas Pertanian, Fakultas Peternakan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Fakultas MIPA, Fakultas Ekonomi, Fakultas Sastra, dan Fakultas Teknologi Pertanian. Di dalam usulan tersebut direncanakan Fakultas Teknologi Pertanian UNIPA  akan membawahi 3 (tiga) program studi, yaitu: Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Program Studi Keteknikan Pertanian, dan Program Studi Teknologi Industri Pertanian. Namun ijin operasional yang diberikan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi hanya untuk Program Studi Teknologi Hasil Pertanian. Dengan demikian, Fakultas Teknologi Pertanian dilebur dengan Fakultas Pertanian UNIPA dengan nama “Fakultas Pertanian dan Teknologi Pertanian (FAPERTEK)”, dan Program Studi Teknologi Hasil Pertanian merupakan bagian dari fakultas tersebut. Adapun dasar hukum untuk penyelenggaraan Jurusan/Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian dan Teknologi Pertanian Universitas Negeri Papua, dituangkan dalam Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi No. 2358/D/T/2001 tanggal 11 Juli 2001. 

Pada tahun 2014, UNIPA mengajukan pendirian Fakultas Teknologi Pertanian (FATETA) dengan 3 program studi yaitu Teknologi Hasil Pertanian, Teknologi Industri Pertanian dan Keteknikan Pertanian. Berdasarkan Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja (OTK) Universitas Papua tanggal 26 Februari 2015, FATETA bersama dengan 12 fakultas baru lainnya resmi dinyatakan sebagai bagian dari UNIPA. Berdasarkan OTK tersebut FATETA terdiri dari 1 jurusan (Teknologi Pertanian) dan 1 program studi (Teknologi Hasil Pertanian).